
Kuperhatikan seorang laki-laki muda dengan gesitnya memainkan mouse sambil memperhatikan layar monitor. Sebentar dia lihat ke layar dengan seksama, sebentar kemudian dia gerakkan lagi mousenya. Sekali-kali dia mainkan kecepatan jarinya dalam menekan tombol2 keyboard. Sementara itu seorang gadis muda yang duduk di sebelahnya ikut meperhatikan layar monitor dengan seksama. Sekali-kali si gadis terlihat memberi petunjuk kepada laki-laki itu. baca selengkapnya
March 17, 2007
Categories: Sudut Kegelisahan . . Author: Aufa . Comments: 18 Comments
Membaca cerita Madun soal Indosat membuatku teringat lagi pengalaman dulu. Kebetulan sepanjang tahun 2006 aku bergabung dengan sebuah perusahaan yang menjadi Subcont-nya Siemens untuk mengerjakan Radio dan BTS Indosat wilayah Sumatera bagian tengah. Bukan pekerjaannya yang kuingat, namun adalah sesosok suara merdu dari Indosat yang hampir tiap bulan selalu setia menelponku. Kadang bisa 1 kali, 2 kali bahkan 3 kali dalam sebulan. Begini dia kalo nelpon : selengkapnya
March 16, 2007
Categories: Catatan Harian . . Author: Aufa . Comments: 3 Comments
Aku akui, meski berbagai kejadian malapateka menimpa negeri ini, namun pikiran dan perasaanku sudah ‘kebal’. Tidak ada lagi ke-terkejut-an yang spontan. Tidak ada jg ke-terenyuh-an yang dalam. Semua biasa aja. Tidak ada yang lagi yang terasa luar biasa. Apakah hal ini karena sense itu yang sudah berkurang?
selengkapnya
March 10, 2007
Categories: Catatan Harian . . Author: Aufa . Comments: Leave a Comment

Hmmm, sudah di bandung lagi, kota yang membuat kemalesan mencapai titik puncaknya. Apalagi dalam keadaan musim hujan begini. Tidak ada aktifiitas lain yang lebih menarik selain menarik selimut di atas kasur…Masih teringat kawan2 yang baru ditemui di Surabaya. Si Blek yang semakin sering mengekspresikan rasa syukurnya lewat kata2 cuk,asu,dan sebangsanya. Namun sekarang keliatan lebih nyantai. ‘Susah atau senang itu kan cuma persepsi’ begitu petuahnya. baca selengkapnya
February 19, 2007
Categories: Catatan Harian . . Author: Aufa . Comments: 6 Comments

Dalam wacana pemikiran Islam kekinian, teologi pembebasan menjadi istilah yang cukup populer, terutama di kalangan pergerakan dan anak-anak muda. Teologi ini dalam dunia Islam digagas dan dipopulerkan oleh beberapa intelektual muslim seperti Ali Asghar Engineer dari India, Farid Essack dari Afsel, atau tokoh2 yang dapat dikatakan ‘sejalur’ dengan mereka seperti Hasan Hanafi dari Mesir dan Fatimah Mernissi dari Maroko. Tidak bisa dilewatkan juga intelektual pejuang revolusi Iran, Ali Syariati.
baca selengkapnya..
February 6, 2007
Categories: Jejak Jejak Kesalahan . . Author: Aufa . Comments: 8 Comments